Orang tua dan dunia gambar anak..


Pada usia kanak kanak sampai sekolah dasar, anak anak secara alamiah sangat suka dengan kegiatan menggambar, mereka suka menggambar gambar naruto, rumah, binatang, pemandangan dan gambar lucu lainnya. Orang tua pasti senang melihat anak anak hobi menggambar karena mereka sedang mengembangkan dan meningkatkan salah satu unsur dari Emotional
Quotient yaitu kreativitas dan ketekunan. Emotional Quotient biasa disebut EQ yaitu suatu alat ukur kesuksesan seseorang dalam menghadapi masalah dan menyelesaikannya dengan sukses. Orang tua kemudian membelikan anak anak mereka peralatan menggambar yang lengkap sebagai alat menyalurkan hobi mereka dan membuat anak anak lebih senang lagi.

Dengan hanya mencoret coret di atas peralatan gambar anak anak akan merasa senang dan bisa menyalurkan energi otaknya dengan menggambar sehingga perkembangan kognitif dan emosional mereka berkembang cepat. Perkembangan emosional yang berkembang adalah kesabaran, kreatifitas dan ketekunan.

Tapi sayangnya kemampuan gambar mereka hanya terbatas pada apa yang mereka tahu tanpa ada yang membimbing dan mengarahkan cara menggambar yang benar.
Kebanyakan orang tua tidak tahu bagaimana cara mengarahkan hobi dan bakat gambar seni anak anak mereka. Kebanyakan orang tua sibuk bekerja, mereka memiliki sedikit waktu mengajar anak anak tentang dasar gambar dan jarang yang tahu tentang pendidikan sistem belajar gambar dan desain gambar yang benar dan kreatif.

Dengan kemajuan dunia pendidikan desain gambar di Indonesia, dan juga kesadaran bahwa dunia desain gambar mempunyai prospek yang cerah di Indonesia maka banyak anak anak yang bersemangat kuliah desain walaupun mereka tidak mempunyai dasar gambar yang lengkap. Karena kurikulum pendidikan smp dan sma di indonesia lebih fokus kepada ilmu non desian gambar maka tidak sedikit mahasiswa desain gambar yang kesulitan mengikuti kuliah desain gambar pada semester semester awal sehingga karya mereka mendapatkan nilai rata rata. Dengan makin banyaknya lulusan design gambar di Indonesia maka akan berlaku portfolio yang terbaik yang dipilih oleh perusahaan yang akan dimasuki oleh para pekerja desain gambar yang sudah lulus tersebut. Maka sebaiknya sebelum masuk kuliah desain gambar, orang tua harus mempersiapkan anak anak dengan dasar ilmu gambar yang kuat, minimal satu tahun sebelum kuliah desain gambar. Walaupun anak tertentu bercita cita kuliah di non desain gambar tapi ketika akhirnya memilih kuliah desain gambar maka mereka akan kesulitan dalam mengikuti kuliah desain gambar karena tidak ada dasar pengetahuan menggambar sama sekali.
Untuk yang sudah mempersiapkan diri dengan mulai kursus gambar sebelum masuk kuliah desain gambar dan batal kuliah desain gambar maka ilmu gambar mereka masih dapat digunakan dalam bekerja. Seandainya menjadi direktur pun mereka akan tahu bagaimana memilih gambar iklan produk yang menarik perhatian customer.

Maka akan lebih baik lah kalo anak anak dibekali ilmu dasar gambar yang baik yang bisa dipersiapkan sedari kecil sampai pada masa mereka mau kuliah sehingga mereka siap menjadi yang terbaik dari teman teman mereka yang tidak mempersiapkan diri sejak kecil. Karena semakin banyak lulusan desain gambar kompetisi semakin ketat. Hanya yang terbaik yang menang dengan penawaran income yang lebih tinggi dibanding yang biasa saja gambarnya.


berikut adalah artikel menarik yang diambil dr koran jawa pos:

Manfaat Melukis dan Perkembangan pada anak


Menggambar dan mewarnai adalah kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak. Lewat menggambar, mereka bisa menuangkan beragam imajinasi yang ada di kepala mereka. Gambar-gambar yang mereka hasilkan menunjukkan tingkat kreativitas masing-masing anak.


Orang tua yang peduli dengan perkembangan kreativitas putra-putrinya biasanya akan mengikutkan mereka ke tempat gambar - tempat gambar,pendidikan anak,tempat kursus gambar,les anak,kursus gambar sejak dini. Semakin muda usia anak, semakin mudah diarahkan untuk kursus anak, kursus gambar.Menurut pelukis senior sekaligus pengajar lukis Asri Nugroho, usia yang paling baik bagi anak untuk kursus belajar melukis dan adalah empat tahun. Pada masa tersebut, anak-anak paling suka bermain-main. Karena itu, gambar-gambar kartun atau gambar anak yang mereka hasilkan bisa beragam, bergantung kesukaan masing-masing anak. “Ketika anak usia empat tahun belajar kursus melukis atau kursus gambar anak , mereka harus dibiarkan dan terus dipuji. Tindakan tersebut bisa memancing kreativitas dia,” ujarnya.
Memasuki usia sekolah dasar, gambar anak yang dihasilkan mulai berbentuk. Pada usia 11 sampai 12 tahun, fantasi anak yang dituangkan dalam gambar lebih terlihat. “Bisa dibilang, pada usia ini, gambar kartun mereka itu sedang bagus-bagusnya,” kata pelukis yang tinggal di Perumahan Gunung Sari Indah tersebut.


Untuk itu, ketika menginjak bangku SMP, sebisanya anak tidak menghentikan aktivitas kursus anak, pendidikan anak di tempat kursus gambar, “Karena di usia ini, gambar mereka sudah mulai terarah. Kalau diseriusi, dia bisa menjadi pelukis hebat,” lanjut Asri.
Soal jadwal di tempat kursus kursus gambar anak,Asri menyarankan paling baik seminggu sekali bagi para pemula. Jika mulai mahir, porsi les anak menggambar di tempat kursus anak atau tempat kursus bisa ditingkatkan menjadi dua kali seminggu. “Bisa saja sampai tiga kali seminggu kalau dia memang benar-benar ingin menjadi pelukis profesional,” jelas ayah dua anak itu.
Selain jadwal melukis di tempat kursus anak, yang perlu diperhatikan adalah peralatan melukis. Menurut Asri, saat ini ada banyak alternatif peralatan melukis. Namun, yang paling tepat bagi anak-anak usia TK hingga SD adalah krayon atau pensil warna. ”Karena mereka belum tahu materi dan sifat dari peralatan menggambar tersebut,” terang pelukis yang selalu mengucir rambutnya itu. Penggunaan cat air lebih disarankan bagi mereka yang sudah menginjak bangku SMP.
Menggambar, lanjut Asri, memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat yang paling terlihat adalah membantu mengembangkan fungsi otak kanan. ”Kalau sejak dini sudah belajar menggambar, perkembangan otak kanannya juga cepat sehingga kreativitasnya bisa berkembang dengan baik,” imbuh Asri.


Salah satu orang tua metropolis yang peduli dengan perkembangan kreativitas anaknya adalah Eny Yuniastuti. Putri Eny yang kini berusia delapan tahun bisa menggambar dengan apik hanya dalam waktu singkat.


http://www.jawapos.co.id


artikel menarik lain dr internet:

Kreasi Gambar Anak


Berbagai manfaat dari mengikuti kursus seni diantaranya adalah sebagai proses pengembangan kreativitas. Mengikuti Kursus Gambar membiarkan otaknya dididik untuk lebih kreatif, menggunakan imajinasi untuk membuat karya. Melalui Kursus Anak dapat menemukan kemampuan dirinya, kebebasan untuk berkarya membuat rasa percaya diri pun tumbuh (Tempat Gambar).

Dengan mengikuti Kursus Anak anak dapat belajar suatu proses penciptaan, menciptakan karya, menemukan nada, mempelajari gerakan tarian yang baru, hal ini dapat memacu anak untuk terus mengikuti perkembangan di kemudian hari. Dan jika nantinya anak memutuskan untuk mengikuti kompetisi atau perlombaan, mereka akan belajar mengenai adanya persaingan dan pengetahuan baru lainnya. Emosi, kesabaran, ketekunan dan ketelitian pun akan terasah dan teratur. Lihat Tempat Kursus Anak dan Gambar Anak.
Menggambar dan mewarnai adalah kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak. Lewat menggambar, mereka bisa menuangkan beragam imajinasi yang ada di kepala mereka. Gambar-Gambar Anak yang mereka hasilkan menunjukkan tingkat kreativitas masing-masing anak.

Tempat Kursus Menggambar memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat yang paling terlihat adalah membantu mengembangkan fungsi otak kanan. Kalau sejak dini sudah belajar menggambar, perkembangan otak kanannya juga cepat sehingga kreativitasnya bisa berkembang dengan baik (Kursus Anak).

Upaya pembinaan dan pemupukan bakat Gambar Anak anak, bukanlah merupakan tanggung jawab seniman saja akan tetapi merupakan tanggungjawab semua pihak baik seniman, pendidik, maupun orang tua. Mengingat pentingnya peranan pembinaan dan pemupukan bakat melukis bagi perkembangan pada dunia anak-anak. Disekolah-sekolah mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sltp dan slta, mata pembelajar melukis atau menggambar, perlu dipupuk agar dapat berkembang disamping kesenangan melukis Kursus Gambar Anak sejak kecil supaya tidak hilang atau sia-sia.

Pada umumnya menurut teori yang telah ada bukanlah hasil lukisan tersebut tetapi yang lebih penting adalah pekerjaannya itu sendiri. Alangkah baiknya apabila keduanya dapat dipadukan sehingga antara pekerjaan dan hasilnya sehingga anak mendapatkan kebebasan dalam mencipta.Jadi tidak ada salahnya membina bakat anak anda di Tempat Kursus, hanya disini anak anda dapat mempelajari Kursus Gambar Anak dan belajar melukis dari dasar sampai mahir.
Sumber: internet

Yuuk kembangkan bakat dan hobi gambar disini, juga untuk persiapan kuliah dan pemantapan kuliah gambar dan desain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

COPYRIGHT © Sanggar Artistika

DISCLAIMER

ALL CONTENT ( PHOTOS / ARTWORKS / ARTICLES / OTHER DATA OR INFORMATION ) PRESENTED ON THE SANGGAR artistika SITE ARE COPYRIGHTED BY SANGGAR artistika AND THEIR RESPECTIVE OWNER AND MAY NOT BE COPIED, PUBLISHED (OR OTHERWISE MADE PUBLIC) OR MODIFIED WITHOUT WRITTEN CONSENT FROM sanggar artistika AND THEIR RESPECTIVE OWNER. YOU SHOULD ASSUME THAT EVERYTHING YOU SEE OR READ ON THIS SITE IS COPYRIGHTED UNLESS OTHERWISE NOTED.

DESIGNED BY sanggar artistika

uu rahasia dagang